Visualkan Mimpi Kita

July 24th, 2008 by fountain-of-the-tears


Minggu kemarin saya memandu wisata bisnis garment di Pasar & Metro
Tanah Abang. Sebelum mentoring dilanjutkan, saya meminta peserta
menuliskan mimpi. Beberapa peserta ada yang sudah punya angan-angan
dan ada yang masih celingak-celinguk. Ada yang sudah punya mimpi tapi
belum menuliskan.
Ketika kita berandai-2, ‘pinjam istilah syair lagu Poppy’ kita bisa
membayangkan banyak keindahan. Pingin mobil bagus, rumah mewah, dll.
Tapi bisa saja besoknya hilang. Kenapa? Karena yang pasti tidak
ditulis. Bagus lagi kalau digambar/visualkan dan didokumentasi.
Ketika saya ke Batam untuk seminar entrepreneurship, saya berjumpa
dengan pengusaha yang kemana-mana membawa map berisi beberapa gambar
impiannya. Dengan bangga dia bercerita kalau 2 diantara gambar
tersebut sudah didapatkannya.
Jadi tulis mimpi Anda dari sekarang yang spesifik dan berilah target
waktu. Menurut guru saya, karena ini urusannya bisnis, jadi spesifik
itu harus berupa benda, misalnya Saya senang telah memiliki Mobil
Mercy seri 260 keluaran terbaru pada tahun 2007.
Mimpinya harus Spesifik dan Ada batas waktu. Bayangkan saat waktu itu
Anda bisa mendapatkan impian tersebut. Bayangkan indahnya, bayangkan
pujian dari beberap orang terdekat Anda.
Mimpi ini boleh tidak realistis. Tapi aktifitas untuk mencapainya
yang harus realistis. Caranya?
Tulis tanggal pencapaiannya, dan tarik mundur dengan target-target
kecil dan aktifitas yang mendukung. Saya biasanya menggunakan file
excel untuk menghitung mundur.
Setelah angka target dan aktifitasnya masuk akal, saya visualkan
dengan tangga mimpi target bulanan.
Gampang kan bikin mimpi ?
Yang agak susah sedikit adalah membuat perencanaan untuk mencapai
mipi tersebut. Kenapa harus membuat perencanaan? Biar ada guidance
menuju ke tujuan/mimpi.
Mimpi dan perencanaan boleh berubah dengan pertimbangan tertentu.
Lha wong rencana tertulis saja bisa berubah, apalagi yang tidak punya
rencana. Pasti berubah terus. Kalau mimpi, recana berubah terus
menerus, kapan akan bisa menjalani aktifitas yang sesuai rencana
tersebut?

Pasti dijamin gak pernah nyampek. Jalan di tempat atau beputar-putar
di tempat yang sama.

Selamat Menvisualkan Bermimpi……

Salam Entrepreneur,

Masbukhin Pradhana


Renungan sejenak…semoga bermanfaat! :)

July 24th, 2008 by fountain-of-the-tears
“Apa
yang membuat Anda mau sibuk bekerja setiap hari? Apakah hanya untuk
kesenangan belaka? Apakah agar supaya Anda bisa tetap hidup? Atau,
apakah Anda memiliki sebuah tujuan yang ingin dicapai?

 

Ya, tujuan.

 

Anda
mungkin ingin menyekolahkan anak Anda setinggi mungkin. Anda mungkin
ingin bisa pensiun dalam waktu lima belas tahun mendatang. Anda mungkin
ingin pergi berlibur di akhir tahun, membeli rumah dalam waktu dua
tahun mendatang, membeli kendaraan di tahun depan, dan seterusnya.

 

Dalam
kenyataannya, tidak semua orang bisa mencapai tujuan-tujuan yang sudah
dia tetapkan. Ada kalanya beberapa tujuan tidak bisa dicapai. Contoh
yang paling sering terjadi adalah pendidikan anak. Kadang-kadang,
seorang anak tidak selalu bisa kuliah di perguruan tinggi yang dia
inginkan, hanya karena orang tuanya tidak mampu membiayai. Ada kalanya
seseorang juga terpaksa harus terus bekerja sampai tua di saat
seharusnya ia sudah bisa santai menimang cucu. Ada juga orang yang
tidak pernah bisa membeli rumah baru karena penghasilannya dirasa tidak
pernah bisa mencukupi.

 

Salah
satu penyebab terjadinya hal-hal seperti itu adalah karena banyak orang
yang hanya sekedar memiliki tujuan, tapi tidak tahu bagaimana cara
mencapainya. Itulah sebabnya, seseorang tidak hanya memerlukan sebuah
tujuan. Ia juga memerlukan sebuah cara tentang bagaimana ia bisa
mencapai tujuan itu.”

 

 

 

Kutipan
artikel yang saya ambil dari website salah seorang perencana keuangan
terkemuka di atas memang ada benarnya, apalagi kalau terjadi beberapa
resiko alamiah yang terjadi pada sang pencari nafkah keluarga baik
suami maupun istri , pernahkah terlintas di pikiran anda apakah
anak-anak anda masih dapat meneruskan sekolahnya? Apakah kebutuhan
hidup masih bisa terus terpenuhi? Dan masih banyak lagi hal-hal yang
akan kecil kemungkinannya akan tercapai apabila semua tujuan-tujuan
hidup kita tersebut tidak terlindungi. Ya, “SEDIA PAYUNG SEBELUM
HUJAN”, adalah pribahasa yang bisa melukiskan betapa pentingnya
perlindungan terhadap sesuatu sebelum semuanya terlambat.

 

 

 

Mungkin
anda akan berpikir, “Ah, saya sehat-sehat saja, tidak akan terjadi
apa-apa pada saya”. Atau “Saya selalu berhati-hati dalam berkendara,
tidak akan terjadi apa-apa dengan saya..” Ya, Anda bisa mengatakan hal
itu karena SEKARANG anda sehat wal’afiat,tanpa kurang suatu
apapun….Tetapi apakah anda lupa bahwa diatas segalanya masih ada Yang
Maha Kuasa yang mampu berbuat apa saja terhadap kita sebagai makhluknya
yang memiliki segala keterbatasan???

 

 

 

Hmm…Mungkin ada baiknya kita renungkan sejenak, dan mengambil langkah yang tepat untuk memiliki “PAYUNG” tersebut…..

 

 

 

 

 

Wass,

 

NANA

 

(Financial Planner suatu perusahaan Protection & Wealth Management)

Sepuluh Tip Sukses Right Here, Right Now

July 23rd, 2008 by fountain-of-the-tears
Sepuluh
tahun yang lalu, kalau saya ditanya apakah tip sukses saya, mungkin
saya tidak bisa menjawab. Sekarang, sukses bagi saya bukanlah ketika
buku saya menjadi best-seller atau ketika menerima pujian untuk artikel
ilmiah yang diterbitkan di jurnal terkemuka di Inggris Raya.

Sukses
bukan pula ketika saya dan suami berhasil juga membeli rumah di San
Francisco Bay Area dengan keringat sendiri setelah hampir sepuluh tahun
merantau di Negeri Paman Sam.

Sukses bagi saya adalah mindset.
Sukses adalah saya; saya adalah sukses. Sukses bukan tujuan, bukan pula
perjalanan. Success is about being dan becoming.

Apakah Anda
perlu menjadi juara tenis tingkat Wimbledon atau juara golf profesional
di PGA Pebble Beach untuk disebut "sukses"? Apakah Anda perlu
mengendarai Corvette dan Lexus SUV hybrid? Jelas tidak. Seorang
bermental juara alias bermindset "orang sukses" bisa jadi hanyalah
seorang salesman saja.

Ambillah contoh Bill
Porter, seorang salesman door-to-door dari Portland, Oregon yang
terlahir dengan cerebral palsy. Ia berjalan kaki setidaknya 10 mil
perhari selama 40 tahun dengan tertatih-tatih setiap hari tanpa
mengeluh. Hebatnya, karena tubuhnya bagian kiri tidak bekerja
sebagaimana orang normal, ia sebenarnya sangat sulit untuk berjalan
tegak dan berbicara dengan jelas. (Baca www.billporter.com,film Door to
Door dan buku berjudul Ten Things I Learned from Bill Porter oleh
Shelly Brady.)

Dengan penghasilan pas-pasan dari seorang
salesman rumah ke rumah, jelas di mata orang awam ia tidaklah termasuk
kategori "sukses secara finansial." Namun, bagi saya, Bill Porter
adalah salah satu orang paling sukses di dunia yang amat sangat saya
kagumi. Salah satu cita-cita saya adalah bertemu muka dengan beliau
suatu hari. Nah, lantas apa resep 10 tip sukses concoction ala Jeanny?

Satu,
bersyukurlah atas hari ini. "Just to be alive is a grand thing," kata
Agatha Christie, salah satu novelis detektif terkemuka. Jauhkanlah
perasaan depresi dan sedih tanpa juntrungan. Jalani setiap hari dengan
hati penuh syukur. Ingatlah akan Bill Porter.

Kalau
dia bisa jadi seorang salesman berhasil, apapun yang Anda inginkan
sebenarnya pasti bisa tercapai. tambahan dari saya: bersyukur kepadaNya
telah dibangunkan kembali dari "mati/tidur" dan sekalian minta
perlindunganNya.

alhamdu li-lLahi-lladzi ahyana ba’da an
amatana wa ilahi-nnushur. sesungguhnya pujian itu hanyalah bagi Allah
yang telah membangunkan kembali kami dari kematian dan kepadaNya kami
minta perlindungan dan pertolongan.

Dua, belajarlah
seakan-akan Anda akan hidup selamanya, hiduplah seakan-akan Anda akan
mati besok. Mohanda Gandhi pernah berkata demikian, "Live as if you
were to die tomorrow, learn as if you were to live forever."

Belajar
terus, upgrade diri terus dengan berbagai cara baik yang memerlukan
effort maupun effortlessly. tambahan dari saya: ‘abdullah bin ‘umar
telah berkata, "rasulu-lLah SAW meletakkan tangannya pada dada saya dan
beliauz berkata, ‘jadilah didunia ini sperti orang yang mengembara atau
menyebrank jalan." dan tamabahn dari ibn ‘umar , "jika kau hidup
samapai senja, janganlah harapkan hidup sampe esok pagi, , dan jika kau
hidup sampe pagi janganlah harapkan hidup sampe sore, dan gunakan
kesehatanmu sebelum sakit, kehidupanmu sebelum mati."

Tiga,
setiap ketrampilan pasti ada penggunanya. Kalau Tak salah saya Pernah
dengar " Allah Menciptakan Semua MakhlukNya dengan Hak. "mungkin
artinya" Semua Makhluk YG Dia Ciptakan Pasti memiliki Hikmah Tersendiri
Pada Makhluk tersebut. Maka dari itu Cobalah untuk mencari, apa Hikmah
kita ada didunia ini , Cobalah berusaha untuk berguna bagi Orang lain
Kapanpun dimanapun. Itu Hikmah Yang sebenarnya.

Empat, bukalah
jalan sendiri, orisinil. Ralph Waldo Emerson once said, "Do not go
where the path may lead, go instead where there is no path and leave a
trail." Jangan latah mengikuti orang lain, dengar kata hati dan
ikutilah jalan yang belum kelihatan. tambahan saya: hati2 dalam "jalan2
agama" hanya dengan contoh rasulNya saja kita bisa berjalan. adapun
urusan dunia ada ditangan kita!

Lima,
belajar mencintai apa yang Anda punyai, bukan berangan-angan akan apa
yang Anda tidak miliki. Use whatever you have at hand, impian hanya
akan menjadi nyata kalau Anda menggunakan instrumen yang kasat mata
saat ini juga. tambahan dari saya, hidup ini setelah adanya ikhlash
dasar dan landasannya hanya dua saja yaitu shabar dan syukur.

Enam,
lihat apa yang kelihatan dan lihat apa yang belum kelihatan.Gunakan
visi dan misi untuk mengenal apa yang Anda tuju. Seringkali, apa yang
belum kelihatan adalah blue print untuk sukses Anda. Begitu kelihatan,
ia akan menjadi semacam deja vu. tambahan dari saya: deja vu literally,
"already seen." sepertinya ‘dah pernah mengalami. pernah melihat.

Tujuh,
telan kepahitan hidup dan bersiap-siaplah dalam menyongsong hari baru.
Setiap hari adalah hari baru. Bangunlah tiap pagi dengan hati yang
curious akan apa yang akan Anda alami hari itu. Be excited, be
courageous to start the day.Saya juga Pernah dengar Kalau tak salah ya
.. ! : " Hari ini lebih baik dari hari kemarin , maka itu termasuk
orang yang beruntung " " Hari ini sama dengan hari kemarin , maka itu
termasuk orang yang merugi" " Hari ini lebih baik dari hari kemarin ,
maka itu termasuk orang yang " CELAKA " !

Delapan,
semakin banyak Anda memberi, semakin banyak Anda akan menerima. The
more you give, the more you get in return. Dalam marketing, ini mungkin
disebut sebagai taktik public relations atau publicity. Namun, dalam
kehidupan sehari-hari, ini juga berlaku tanpa diselipi dengan
iming-iming tertentu. Saya sendiri sudah membuktikannya. Semakin banyak
kita memberi (dalam arti luas, tidak terbatas uang dan materi), semakin
besar penghargaan dan berkat yang kita terima. " dalam arti luas ya ..

[2:261] Perumpamaan (nafkah yang
dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan
Allah166 adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh
bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan
(ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas
(karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.

Sembilan, jadilah mentor
diri sendiri. What would Oprah do? Itu yang saya pakai sebagai ukuran.
membalikkan nasibnya sendiri menjadi salah satu orang berpengaruh di
dunia. Kalau tak salah saya pernah dengar Nih….. !" " Tak akan
berubah NAsib suatu kaum , melainkan kaum itu sendiri yang dapat
Merubahnya " ( Benar begitu Ya.. ! Ma’af Kalau ada yang salah )

[13:11]
Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran,
di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah.
Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka
merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah
menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat
menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.

Sepuluh,
saya eksis dengan maupun tanpa tubuh saya. Setidak-tidaknya sekali
sehari, saya mengingatkan diri sendiri bahwa hidup ini bukanlah untuk
selamanya. Maka berbuatlah terbaik pada saat ini juga. Jangan
tunggu-tunggu lagi. "Just do it," kata Cher di Farewell Concertnya
beberapa tahun yang lampau. I do my best every chance I have.
Berbuatlah terbaik di setiap kesempatan, karena itu mungkin yang
terakhir.

tambahan dari saya: hadits dari ‘abdullah bin ‘umar
diatas tadi disamping hadits2 lainnya yang senada. misalnya untuk
menanamkan tanaman yang ada ditangan walaupun esok akan kiamat.

Ingatlah
sukses bukanlah tujuan, bukan pula perjalanan. Sukses adalah mindset.
Bukan hanya cogito er go sum (saya berpikir maka saya ada), namun sum
ego prosperitas (sukses adalah saya). Saya Pernah dengar KAta - kata
Bijak seseorang Gak tau sapa Saya Lupa Begini Bunyinya :

KEBERHASILAN
ADALAH " KESEMPATAN BERTEMU DENGAN KESIAPAN " mungkin pesan dari
kalimat diatas adalah : Kita harus selalu Siap ( Siap dalam arti
yang…! ya mungkin anda tau sendiri ya… !) kapanpun dimanapun , yang
mungkin kesempatan dan COBAAN akan datang , maka kita akan selalu siap
menghadapi. dan keberhasilan mungkin bisa kita raih ( Allhamdulillah )
! ~Anna Nafsiah Aziz~

 

 

 

¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤
H a s b i
www.infaqjamai.com
Email: hasbi_aziizi@yahoo.com
Mobile Phone : 0815 6337 6227 / 0813 220 64 572
Yahoo Messenger ID : hasbi_aziizi               
¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤

PS. Dari milis tetangga, i wish 1′ve read this at the time…

Ia

July 17th, 2008 by fountain-of-the-tears

Ia selembut angin
Ia sehalus sutra,
Ia sekokoh batu karang,
Ia seluas langit,
Ia sedalam palung samudera,
Ia seindah pelangi,
Ia sebening embun,
Ia sehangat mentari pagi,
Ia seputih awan,
Ia setinggi bintang,
Ia seterang fajar di ufuk,
Ia seharum kembang setaman,
tapi…..,
Ia serapuh sayap kupu-kupu,
Ia merusuk di sisi kiri,
Ia membelah jiwa,
Ia adalah ia.

Lelaki Usang

July 16th, 2008 by fountain-of-the-tears

Aku adalah lelaki usang
Sesederhana jiwaku

Aku adalah lelaki usang
yang lelah bertarung dengan jaman
menutup luka dengan do’a…

Aku adalah lelaki usang
tak lagi harapkan cahaya
berjalan tertatih

Aku adalah lelaki usang
terseret melangkah
bersama debu dan angin…

Aku masih lelaki usang
Sesederhana jiwaku….

Setelah sekian Lama…..

July 13th, 2008 by fountain-of-the-tears

Hidup di dunia hanya sementara…
Hidup di dunia ibarat permainan…
Hidup di dunia hanyalah persinggahan….
ibarat musafir yang rehat sejenak, dari perjalanan panjangnya…
menarik nafas, menyiapkan bekal…..
untuk melakukan perjalanan kembali.

Hidup, halnya sebuah buku catatan berisi tentang cerita perjalanan…
dan kitalah sebagai penulisnya…
kita yang memilih…
warna tinta yang akan kita goreskan,
jenis huruf yang akan kita pergunakan,
genre sastra yang akan menjadi acuan,
pilihan kosakata yang akan terangkai,
hingga…
tergoreslah kata demi kata, kalimat demi kalimat, paragraf demi paragraf, bab demi bab, bagian demi bagian, halaman demi halaman, lembar demi lembar…..
bercerita tentang berbagai macam peristiwa dan sketsa…
dengan sedikit catatan-catatan pinggir atau catatan-catatan kaki….

Tetapi hidup bukanlah sebuah kisah cerita dalam dunia dongeng, di mana setiap akhir selalu ….and they life happily ever after.
Tetapi bukan berarti tidak bisa. Kitalah yang menentukan akan seperti apakah akhir dari cerita kehidupan kita.
Sekali lagi kita sendiri yang akan memilih dan menentukan!
Dan memang hidup itu adalah pilihan….
Sepandai apa kita menentukan pilihan…

Tataplah Langit

July 11th, 2005 by fountain-of-the-tears

Tataplah Langit

Ketika hatimu resah

Tataplah Langit

Ketika sejuta tanya hadir

Tataplah Langit

Ketika tak ada tempat bersandar

Tataplah Langit

Ketika tak lagi temui kedamaian

Tataplah Langit

Ketika dada terasa semakin sesak

Tataplah Langit

Ketika jawaban tak kunjung datang

Tataplah Langit

Ketika berjuta rasa berbaur

Tataplah Langit

Ketika ayunan langkah melemah

Tataplah Langit

Ketika sakit itu tak kunjung hilang

Tataplah Langit

Ketika rindu di penghujungnya

Tataplah Langit

Ketika asa tak lagi menyala

Tataplah Langit

Mungkin takkan kau temukan

dalam kebisuan

dalam kebiruan

dalam keleluasan

dalam kedalaman

Tapi mungkin

Mendamaikan

Menenangkan

Melepaskan

Melegakan

Tataplah Langit

Jauh

Hingga cakrawala tak berbatas

Hingga ke ujung kaki

Tataplah Langit

July 9th, 2005 by fountain-of-the-tears

LIFE REVOLUTION

TAK ADA YANG ABADI DI DUNIA KECUALI ‘PERUBAHAN’

SIAP ATAUPUN TIDAK.

Hidup memang tak mudah……

June 26th, 2005 by fountain-of-the-tears

Pernahkah kita terpikir, untuk memikirkan apa yang ada pada isi pikiran kita ?, ataukah belum terpikir oleh pikiran kita tentang apa saja yang ada dalam pikiran kita ?

Kadangkala atau bahkan sering kali kita tak pernah tahu apa yang ada dalam pikiran kita, dan kita hidup dengannya.

Apakah yang kita rasakan ketika kita menjalani hidup dengan apa yang ada dalam pikiran kita, walaupun kita tidak pernah mengetahuinya.

Coba pikirkan sekali lagi dengan pikiran yang ada di kepala kita, tentang apa yang baru saja kita pikirkan tentang pikiran-pikiran kita selama kita hidup dengannya.

Setelah sekian lama waktu berlalu masihkah kita bisa memikirkan–walaupun sejenak— tentang apa arti hidup kita selama ini ?

Apa yang kita jalani bertahun-tahun, tentang apa yang pernah kita lalui dan alami, tentang apa yang pernah kita capai, tentang berbagai macam kejadian dan pengalaman hidup kita, tentang apa yang ingin kita gapai selanjutnya, tentang rencana-rencana kita, tentang penghujung hidup yang kita inginkan, tentang harapan-harapan kita, harapan orang-orang di sekitar kita, orang-orang di sekitar kita yang mencintai kita. Sudahkah……….???????

Hidup, sekali lagi, memanglah tidak mudah sama sekali……..